Exploring The Unusual Things

Oleh: Annisa Hasna

Why?

Why?

Why?

What?

When?

Who?

Where?

How?

 

Apakah kamu termasuk orang yang banyak bertanya dan penasaran akan berbagai hal? Kalau iya, selamat! Berarti kamu termasuk orang yang cerdas.

Eh, kok, bisa?

Simple!

Alasannya karena rasa penasaran, tuh, gerbang masuknya pengetahuan. Kamu pikir para penemu hebat yang udah bereksperimen ribuan kali itu karena mereka gabut? Ya, nggak, lah! Mereka melakukan hal tersebut semata-mata karena ingin merealisasikan rasa ingin tahu mereka yang besar. So, we can conclude that curiosity is a positive thing!

Biasanya, orang yang rasa penasarannya tinggi selalu punya pertanyaan-pertanyaan yang bikin dirinya harus bisa nemuin jawaban dari pertanyaan itu. Nah, hal itulah yang bikin otak mereka semakin aktif. Sama halnya dengan otot, otak juga harus sering diasah dan digunakan biar makin terlatih. Selain itu, karena otaknya selalu dipakai berpikir, orang-orang di golongan penasaran tinggi tersebut jadi punya kemampuan analisa yang baik.

Rasa penasaran atau ingin tahu yang tinggi bisa mengantarkan kita ke berbagai dunia baru. Mungkin aja dari berbagai dunia baru itu nantinya bakal ada satu dunia di mana kita bisa mengeluarkan potensi diri yang sesungguhnya. Hal itu tentunya akan berbuah menjadi kesuksesan besar bagi kamu!

Studi Kasus

Apakah kamu tahu duo eksperimental asal Yogyakarta—Senyawa? Tentu awam, kan? Jelas!

Karena nyatanya Senyawa jauh lebih laris di negeri orang dibandingkan dengan di kampung halamannya sendiri. Lalu, apa yang membuat Senyawa begitu dikenal di luaran sana? Lewat musiknya, Senyawa mampu membobrok dinding-dinding pemahaman audiens tentang bagaimana musik itu seharusnya. Pada setiap penampilannya, Wukir menggunakan alat musik yang mereka buat sendiri—Bambuwukir dan Serunai, sementara itu Rully bernyanyi dengan berbagai artikulasi yang unik. Keberhasilan Senyawa ini tentunya berakar dari sebuah rasa penasaran dan keinginan untuk mengeksplorasi yang tinggi.

Belakangan ini Senyawa baru aja merilis single melalui kanal Bandcamp-nya dengan judul “Sengkolo”. Lagu yang digarap dengan jarak terpisah ini merupakan respon Senyawa atas keadaan saat ini—COVID-19. Berbeda dengan lagu-lagu sebelumnya yang cenderung gelap, Sengkolo hadir dengan warna yang lebih kalem menggunakan gitar akustik. See? Senyawa bukanlah hardcore, grunge, post rock atau bahkan pop, Senyawa adalah Senyawa dengan warnanya sendiri.

Melalui Senyawa kita belajar bahwa nyatanya “curiosity” mampu membawa kita pada gerbang kesuksesan. Mungkin, pintu yang sedang kamu pilih bukanlah pintu yang semestinya. Tapi, jika kamu terus mencari tanpa kenal lelah—saya, dia, dan dunia percaya, kamu bakal menemukan pintu yang paling tepat pada waktu dan jalan yang paling tepat juga!

Caiyooo!

Annisa Hasna
Writer at IDEABAKERS
OTHERS

...

Menelusuri Jejak-jejak Asal Mu...

PUTI CININTYA ARIE SAFITRI
23 Nov 2021 | 4 minutes to read

...

Bermain-main dengan Memoar di...

PUTI CININTYA ARIE SAFITRI
18 Nov 2021 | 3 minutes to read

...

Bagi Mereka, Pahlawan itu...

ALI YAUMIL
10 Nov 2021 | 1 minutes to read

A medium to share curated story about people who brought their ideas into life, to inspire you to #BakeTheIdeaHappens

┬ęCopyright 2020 by IDEABAKERS. All rights reserved