Is Social Media Really Get Us Socializing?

Oleh: Afif Akbar

Salah satu pepatah yang paling dikenal oleh masyarakat ialah, “Don’t judge a book by its cover.” Easier said than done, ya? Karena pada praktiknya, banyak banget orang yang mengutamakan penampilan, terutama pada pertemuan pertama. Karena susah juga kalau mau langsung menilai seseorang dari karakter apalagi hatinya. Ya belum keliatan, dong? Tapi, meskipun terbiasa melihat seseorang dari look di pertemuan pertama, jangan sampai hal ini menjadi matriks terkuat dalam menilai. 

 

Saat ini gampang banget kalau mau judging people by its cover. You can just slide to his/her Instagram and see how their feed looks. Emang, sih, ini mentah banget buat menilai kepribadian seseorang seperti apa, tapi bukan berarti tidak bisa because nowadays social media has become a thing! Everyone post their own story on daily basis. Tapi, jangan sampai kita jadi terjerumus sama kehidupan media sosial dan melupakan kehidupan nyata yang benar-benar sedang dijalani saat ini. Nggak dipungkiri, kita sering zone out kalau sedang menjelajah di media sosial sampai bisa lupa sama semuanya. Lupa mandi, lupa makan, bahkan lupa kerjaan! Terlalu sering bermain di media sosial juga ada dampaknya, salah satunya ialah comparing yourself to others based on their social media persona!

 

We all know that comparing ourselves to others is not a good thing; but we still do that anyway. Semakin sering kita mengkomparasi kehidupan kita dengan kehidupan orang lain, kita akan buyar dengan apa yang menjadi fokus utama kita. Well, it also happened to me.

 

So, how does social media really work for us? Based on most people's experience, media sosial bisa banget jadi ajang untuk self-branding. We could tell people who we are, and what we are capable of. Let me emphasize it! Hal terpenting, jangan sampai kita mengkomparasi diri kita pribadi dengan orang lain, because you'll end up going nowhere!

 

Kenapa, sih, kita nggak boleh membandingkan diri dengan orang di media sosial? Karena, kita cuma ngeliat hasil yang mereka tunjukkan, we have no idea about what they have been through. So, instead of comparing ourselves to others, let’s focus and appreciate every little thing that happened to us! Daripada sibuk ngurusin achievement orang lain, mending kita ngurusin tujuan dan rencana diri sendiri, kan?

 

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk bisa fokus sama hal yang menjadi tujuan utama kita! Stop feeling insecure about trivial things on social media. Daripada menganggap mereka sebagai “saingan” atau orang yang lebih “beruntung” why don’t we congratulate them instead? Ada beberapa tips lain yang bisa kamu lakukan supaya bermain media sosial nggak lagi menjadi hal yang membuat kamu tertekan.

 

First thing first, go unfollow people that never give you positive energy! Kadang memang susah untuk mendapatkan circle yang suportif, tapi seenggaknya kita harus bisa fokus dengan apa yang bisa kita kontrol saat ini, dan salah satu hal yang nggak bisa kita kontrol adalah: posting-an orang lain. Nggak mungkin, dong, kita mengatur mereka untuk nggak posting tentang ini dan itu? Yang bisa kita lakukan ya dengan berhenti mengikuti mereka di media sosial, atau at least, do mute them!

 

Selain itu, kamu juga bisa membatasi penggunaan media sosial dan mulai melakukan apa yang ingin kamu lakukan untuk membuat hidup menjadi lebih menyenangkan. And the most important thing is, we should be living in the moment! Jangan melulu terjebak di masa lalu atau terlalu memusingkan masa depan, apalagi kalau hanya karena melihat caption orang lain.

 

As Bill Murray said, social media is training us to compare our lives, instead of appreciating everything we are. No wonder why everyone is always depressed.”

 

Are you on the same side as Bill Murray?

 

You know what’s best for you and if social media gives you more pressure than joy, you already know what to do, don’t you?

Afif Akbar
Bake ideas happen as Creative Account Manager at IDEABAKERS
OTHERS

...

Menelusuri Jejak-jejak Asal Mu...

PUTI CININTYA ARIE SAFITRI
23 Nov 2021 | 4 minutes to read

...

Bermain-main dengan Memoar di...

PUTI CININTYA ARIE SAFITRI
18 Nov 2021 | 3 minutes to read

...

Bagi Mereka, Pahlawan itu...

ALI YAUMIL
10 Nov 2021 | 1 minutes to read

A medium to share curated story about people who brought their ideas into life, to inspire you to #BakeTheIdeaHappens

┬ęCopyright 2020 by IDEABAKERS. All rights reserved